Bertumbuh Menuju Kedewasaan

*03 NOVEMBER 2022*
*SUKA MEMBACA ALKITAB HARI KE 307*
*Yer 48-49;Ibr 5;Maz 105:37-45 ;Ams 12:10-18*

*BERTUMBUH MENUJU KEDEWASAAN ROHANI*

*Ibrani 5:14 Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai panca indera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat.*

Kedewasaan tidak berbanding lurus dengan umur. Ada orang yang umurnya sudah tua tetapi sikap maupun imannya masih anak-anak. Ada pula sebaliknya, dari segi umur kelihatannya masih muda namun sudah bertumbuh dalam kedewasaan iman. Kedewasaan iman ini juga merupakan salah satu visi yang hendak dicapai semua orang.sehingga semua orang percaya dapat bertumbuh menuju kedewasaan iman dan menjadi serupa Kristus.

Hal itu tidak dapat terjadi tiba-tiba tapi memerlukan proses. Sama halnya dengan pertumbuhan tanaman di sekitar kita, bertumbuh semakin tinggi tidak terjadi dalam satu hari saja. Demikian juga pertumbuhan iman dan kerohanian jemaat. Semuanya memerlukan proses dan waktu untuk bertumbuh. Seringkali manusia tidak suka proses, malah lebih suka protes. Tapi Tuhan sebaliknya, Dia akan membiarkan proses terjadi untuk anak-anaknya agar menjadi dewasa.

Untuk menuju kedewasaan, ini mirip dengan pertumbuhan jasmani kita. Yang perlu berubah adalah makanan atau asupan yang masuk ke dalam tubuh kita. Dari bayi sampai anak-anak kita makan makanan lembek. Setelah bertumbuh menjadi anak-anak, pelan-pelan makanan berganti menjadi makanan orang dewasa. Demikian juga kondisi rohani kita memerlukan makanan Firman yang lebih keras. Namun untuk sampai ke situ, perlu beres dulu dalam hal hati dan problema emosi. Karena ketika Firman keras yang datang, kita tidak akan menjadi emosional tersinggung, merajuk maupun menyalahkan orang lain.

*Sudahkah Anda bertumbuh dalam kedewasaan iman?*

Komentar